![]() |
| Gambar: Google.com |
Orang jujur terbebas karena kebenarannya tapi si pengkhianat tertangkap oleh perilakunya. Fakta hidup menunjukan kepada kita satu realita yang tak terbantah.
Bagaimana orang jujur menjalani hari-harinya dan mereka tak pernah terperangkap oleh apapun juga. Kebebasan menanti didepan, kemerdekaan itu warnanya. Karena apa yang diucapkan, tak ada sesuatu sesuatu dibaliknya. Semua jujur apa adanya.
Tetapi si penipu, si pengkhianat selalu banyak selubung dalam tiap tindakannya. Apa yang dilakukannya anda perlu bertanya, ada apa dibalik sana. Tiap ia berjalan harus menutupi tiap penipuan-penipuan yang sudah dikerjakan sebelumnya.
Makin dalam dia berjalan dalam kehidupan, makin tebal balut yang dibutuhkan. Sehingga tiap kali bertemu orang, ia akan mencoba mengingat mana yang pernah ditipunya, dikhianatinya dan mana yang belum.
Itu membuatnya gelisah, terikat dan terperangkap sampai suatu waktu ia tak bisa menghindarinya dan ia kan tertangkap.
Itulah si pengkhianat. Inginkah hidupmu terpenjara tanpa terali besi disekitar diri? Bukan tembok yang mengurung kita tapi justru pengkhianatan yang dikerjakan, itu akan menjadi penjara seumur hidup yang sangat mengerikan. Jangan sekali-kali ada disana. Karena itu jika ada tindakan yang salah segera perbaiki. Jangan sampai menyesal kemudian.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar