Notification

×

Kemalangan Orang Fasik

Selasa, Juni 25, 2024 | 12:49:00 PM WIB Last Updated 2024-06-25T05:49:02Z

Gambar: Google.com

Warna-warni hidup tak terhindarkan. Suka duka datang silih berganti, tak bisa kita pilih sesuai selera diri. Inilah hidup dan kenyataan, tetapi yang menjadi menarik ternyata bukan itu persoalan. 

Suka duka itu soal biasa, tak terhindarkan menjadi warna hidup kita. Yang menjadi persoalan justru adalah kita, benar atau fasik kah hidup kita? Kalau hidup kita benar maka kesengsaraan bukan apa-apa. Ayunan langkah akan tegap dan tegar melewati kesengsaraan. 

Karena orang benar selalu tertolong oleh berkat Allah yang tak terbilang. Tetapi bagi orang fasik, kesengsaraan memang celaka yang mengerikan. 

Ia tidak akan pernah suka. Kesukaan itu memang impian orang fasik, karena selalu ingin bersenang-senang. Ia tak mempunyai kemampuan memahami apalagi menikmati kesukaran. Berbeda dengan orang benar, ia bisa menerima realita hidup dalam rasa syukurnya. 

Maka kesukaran bagi dia bukanlah malapetaka. Bagaimana dengan anda? Satu pertanyaan menarik yang perlu untuk bijaksana kita memikirkannya, menjadi orang benar sehingga mampu memahami bahwa warna-warni hidup tak mungkin dihindari. 

Suka duka datang silih berganti, tak bisa dipilih. Tetapi kita semua perlu mampu menempatkan diri, untuk hidup menjadi orang yang benar. Sehingga dalam kebenaran, kita mampu melewati warna-warni kehidupan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update
-->