![]() |
| Gambar: Google.com |
Orang benar jalannya tidak akan terombang-ambing, apa iya? Mungkin itu gugatannya, toh semua manusia berjalan di perjalanan dunia yang serba penuh dengan gonjang-ganjing.
Siapapun akan dilabraknya, tak peduli salah atau benar. Semua mengalami pasang surut dihidup ini. Kalau ada krisis ekonomi, pasti akan menimpa siapa saja. Lalu apa yang ingin dikatakan bahwa hidup orang benar tidak akan terombang-ambing?
Inilah yang perlu menemukan kesejatian makna, bukan sekedar bungkus fenomena. Seakan-akan yang disebut tak terombang-ambing ketika semuanya serba ada dan serba aman-aman saja, bukan itu. Orang benar hidupnya tak akan terombang-ambing karena dia teguh berpegang pada kebenaran.
Tuhan membimbing dan menuntunnya melewati berbagai kesulitan. Bukan kesulitan tak ada, gonjang-ganjing terjadi disana-sini namun hidupnya tenang dan mengayunkan langkah. Kehilangan bukan sebuah masalah, karena ia bijak untuk menyadarinya.
Hidup adalah anugerah Allah yang harus diselesaikannya. Maka pertambahan pun tak akan dengan segera membuatnya besar kepala.
Karena dia pun sadar, itu juga anugerah. Oleh karena itu, naik atau turun, menerima atau memberi, mengumpulkan atau kehilangan bukanlah persoalan yang sulit bagi orang benar. Karena mereka menemukan dalam memaknai hidup, tak terjebak. Semoga anda ada di sana.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar